Ibadah

Tata Cara Thawaf yang Benar Sesuai Sunnah

05 Mei 2026
Tim Farha
Tata Cara Thawaf yang Benar Sesuai Sunnah

Thawaf merupakan rukun umrah yang krusial. Ketahui adab dan doa yang dibaca saat mengelilingi Ka'bah.

Thawaf merupakan salah satu rukun umrah dan haji yang sangat krusial, di mana jamaah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran. Kesempurnaan thawaf sangat bergantung pada bagaimana kita mematuhi syarat, rukun, dan adab-adabnya. Syarat sah thawaf yang pertama dan paling utama adalah suci dari hadas kecil maupun besar, layaknya syarat saat kita mendirikan salat. Thawaf dimulai dari sudut Hajar Aswad. Posisi bahu kiri harus selalu menghadap ke arah Ka'bah selama putaran berlangsung. Saat memulai setiap putaran, disunnahkan untuk mengangkat tangan kanan menghadap Hajar Aswad (istilam) sambil mengucapkan 'Bismillahi Allahu Akbar'. Jika memungkinkan, mencium Hajar Aswad sangat dianjurkan, namun jangan sampai menyakiti orang lain jika kondisi sedang padat. Selama melakukan thawaf, berdoalah dengan sungguh-sungguh menggunakan bahasa yang Anda pahami, atau membaca dzikir dan ayat suci Al-Qur'an. Tidak ada doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran, namun sangat dianjurkan untuk membaca doa 'Rabbana atina fid-dunya hasanah...' ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad. Setelah menyelesaikan tujuh putaran, jamaah disunnahkan untuk bergeser ke arah Maqam Ibrahim dan melaksanakan salat sunnah thawaf sebanyak dua rakaat. Rakaat pertama disunnahkan membaca Surat Al-Kafirun, dan rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas. Usai salat, jangan lupa untuk meminum air zam-zam dengan niat meminta keberkahan dan kesembuhan kepada Allah SWT sebelum melanjutkan ke rukun Sa'i.

Bagikan artikel ini